Postingan

Coping Mechanism "Di Tengah"

Membahas coping mechanism sejak kemarin, membuat aku mempertanyakan diriku apakah aku ini sebenarnya ekstrover? Biasanya kalau melakukan tes online tentang ini, aku dapatnya introver. Tapi ketika dipikir-pikir lagi, kenapa aku banyak bicara dan suka bicara.Any way, apakah kamu adalah orang dengan tipe akan bercerita saat ada masalah dan menjadi sosok yang ekspresif, atau kamu adalah tipe yang lebih suka memendam dan membiarkan hanya kamu yang tahu masalah itu?Sebenarnya aku tidak akan bahas ini kalau bukan karena melihat ada pola berulang yang suka kita lakukan. Pola yang aku bahas ini di sisi yang bisa menimbulkan efek tidak baik ya. Aku bisa saja tidak ambil pusing orang mau diam atau ekspresif. Tapi karena dua pilihan ini punya dampak masing-masing bahkan terhadap lingkungan sosial yang kita ada di dalamnya, aku jadi ingin bahas.Kalian pernah tidak, nemu pembahasan tentang kalau kita punya masalah, cerita ke Allah saja? Pernah melihat ada orang menjadi sosok yang 'hilang'? …

Notulensi Sharing Session Building Mental Health During Covid 19 Pandemic (bagian 2)

Di tulisan sebelumnya yang berisikan materi dari Sharing Session yang diadakan Good Muslimah bertemakan Building Mental Health During The Covid-19 Pandemic in Islamic Perspective, muncul banyak pertanyaan yang sangat menarik.
Melalui apa yang aku unggah kali ini, aku bagi jadi dua kelompok pertanyaan karena saling terkait sehingga bisa memberikan kita bentuk informasi yang cukup lengkap dari jawaban-jawaban yang diberikan oleh pemateri.
Sesi Diskusi Pertama: Menjaga Mental Tetap Sehat
Q1 Dengan keadaan corona sekarang memang tidak dipungkiri banyak orang yang tertekan mentalnya, bukan hanya kalangan yang memiliki kepentingan di luar, banyak juga kaum rebahan yang tertekan karna jenuh di dalam rumah. Saya jadi membayangkan bagaimana kalo benar dilakukan lockdown, bisa-bisa bakal banyak yang sakit jiwa karna tidak ada semangat untuk hidup. Bagaimana tanggapan pembicara?
A1 Saya telah menjelaskan sebelumnya bahwa menjadi Bahagia itu adalah perkara mindset. Sesulit apapun keadaanya, jika ia mem…

Notulensi Sharing Session Building Mental Health During Covid 19 Pandemic (bagian 1)

Beberapa waktu lalu, beredar banyak kajian seputar menjaga mental health di tengah ketidakpastian kondisi wabah seperti ini. Dua yang aku ikuti ada dari Bayyinah Indonesia dan Good Muslimah.Di kesempatan kali ini, aku mau menuliskan materi dan rangkuman sesi diskusi online yang diadakan oleh Good Muslimah, karena untuk yang dari Bayyinah Indonesia bisa kalian baca di sini.Good Muslimah adalah salah satu komunitas mahasiswi kesehatan muslimah yang kuliah di UGM. Aku kenal beberapa orang di antara mereka dan memang saking aktifnya mereka dalam aktivitas intelektual, sering mengadakan sharing session. Termasuk sharing session online.Untuk edisi ke 34, mereka mengangkat tema Building Mental Health During The Covid-19 Pandemic in Islamic Perspective, yang diisi oleh Aisyah Muthmainah, mahasiswi S1 Farmasi UGM. Kajian online ini diadakan Jumat, 10 April 2020.Di bagian pertama catatan ini, aku lampirkan materi dulu ya.---Building Mental Health during The Covid-19 Pandemic in Islamic Perspect…

Gen M, Bagian dari Muslimin yang Menciptakan Dunianya Sendiri

Menjadi 1,6 dari 7 Milyar populasi dunia, memang muslim masih terbilang angka yang masih harus berkembang. Namun siapa sangka, dari 1,6 Milyar, di dalamnya terdapat Generation M yang memiliki potensi besar dalam mengubah perspektif dunia mengenai Konsumerisme Muslim. Mereka yang muda, suka modernitas, kreatif, kelas menengah, dan tetap ingin dalam koridor taat dalam halal. Shelina Janmohamed memaparkan hasil risetnya selama dua tahun untuk membongkar, sebesar apa keresahan Generation M untuk mendobrak stereotip dan ketakutan.Tapi memangnya Generation M ini contohnya siapa? Aku sendiri selama ini hanya tahunya ada Maher Zain dan Sami Yusuf di industri musik, Dina Toki-O sebagai pecinta fashion dan termasuk youtuber populer. Kamala Khan tahu? Itu lho komikus Marvel yang membuat pahlawan Muslim pertama. Kalian juga pasti tahu The Muslim Show Comic, kan, buatan NorĂ©dine Allam? Ada yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, cari saja instagramnya.Sebelum membaca buku ini, semua tadi itu…

Apa Susahnya Untuk Tidak Membunuh?

Kalau ada satu ayat yang diminta untuk direnungkan kali ini, ini yang aku tawarkan.Barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya. Qs. Al Maidah ayat 32.Kenapa ayat ini? Karena hari ini banyak manusia tidak mengerti bagaimana menjaga manusia. Tulisan ini terpicu dari hasil forum melingkar aku dan temanku. Waktu itu sedang bagas akhlak yang tidak terpuji. Banyak sekali. Belasan yang kami bahas. Dan sayangnya, belasan juga akhlak buruk itu ada dalam interaksi manusianya.Merendahkan martabat sesama manusia, mengolok-olok, menampakkan kebahagiaan saat orang lain susah, mengkhianati perjanjian, menyebut kebaikan dan pemberian (apalagi di hadapan objek), hasad, marah bukan karena Allah, prasangka buruk, dzalim, merasa dirinya paling suci, tidak baik dalam bertetangga, dan lain-lain.Apa hubungannya sama ayat di atas? Jika kita ingin menjaga kehidupan manusia, maka kita takkan rela sikap yang tadi disebutkan itu ada d…

Memonopoli Kita

Ternyata, mesin cuci, kulkas, rice cooker, dan gawai menjadi komoditas yang meningkat pencarian dan penjualannya berkat momen Bulan Ramadhan. Banyak faktor sih, dari mulai lemas berpuasa menjadikan kita butuh mesin cuci; kulkas untuk menyimpan makanan dan minuman segar berbuka; dan gawai sebagai hadiah barangkali. Faktor lainnya, THR.
.
Sepertinya memang sumber uang yang satu ini hadir hanya untuk dihabiskan sekejap. Daya beli masyarakat meningkat sehingga menciptakan pasar menjadi perkara yang menggiurkan. Mumpung punya uang, kan, kapan lagi bisa belanja banyak? Inilah salah satu hasil dari penelitian Google per tanggal 3 Mei 2018.
.
Bukan sekadar alat rumah tangga, gerai Fast Food pun semakin banyak. Apalagi untuk buka puasa bersama atau sendiri, halal bi halal, liburan keluarga, mudik, dan sebagainya. Contoh saja McD. Pra dan Pasca Ramadhan kemarin restoran yang satu ini membuka 3 gerai di Jember, yang merupakan bagian dari pipeline ekspanse dari 10-15 gerai baru (tribunnews.com).

Mengenali Kamu, Manusia